Tulisan ini diketik oleh ADITIA DWINAR L, merupakan "salinan" dari Buku yang berjudul
GEDORAN DEPOK--Revolusi Sosial di Tepi Jakarta 1945-1955 karya WENRI WANHAR hal 231-233.
WENRI WANHAR lahir dari keluarga beruntung . Bagaimana tidak, sewaktu berusia 5 tahun rumah orang tuanya di Sungai Penuh , Kerinci Jambi , punah dialalap Si Jago Merah. Dalam peristiwa itu , tetangga persis di sebelah rumahnya tewas sekeluarga , Keluarga Wenri selamat semua Alhamdulilah.
Dua tahun kemudian , orang tuanya harus putar otak ketika hendak mendaftarkan Wenri kecil masuk sekolah dasar . Pasalnya , satu dari bebrapa syarat yang diajukan pihak sekolah ; setiap siswa baru wajib menyertakan akta kelahiran .Apa hendak dikata , akta kelahiran Wenri hangus menjadi abu dimakan api sewaktu rumahnya kebakaran.
Pucuk dicinta ulampun tiba! Saat memeriksa kertas dokumen yang berhasil diselamatkan , keluarga kecil itu mendapati akta kelahiran milik Adri Zulfius , kakak kandung Wenri yang 2 tahun lebih tua darinya. Si Adri ini meninggal sewaktu masih bayi.
Setelah minimbang segala sesuatunya , nama yang tertera di akta itu dihapus dan diganti Wenri Wanhar . Hal ini terpaksa dilakukan mengingat Kerinci kota kecil terpencil di tengah hutan . Jadi untuk mengurus administrasi dan tetek bengek ini itu sangat sulit.
Persolaan selesai , Wenri kecil-pun masuk SD. Berdasarkan akta itui Wenri lahir di Padang , tanggal 11 September 1979. "kami tak ingat pasti tanggal dan bulan Wenri dilahirkan . Yang pasti anak kami lahir tepat saat Idul Adha. Lebaran Kurban . Makanya nama belakannya Wanhar. Ina A'thaina kalkausar,fasoli lirabika wanbar. Dalam bahasa Al Quran , Wanhar itu artinya berkorbanlah ," kata Ayang , ibunda Wenri mengisahkan.
2006, lulus menimba ilmu di Universitas Bung Karno (UBK) , Wenri aktif menggeluti dunia jurnalistik, hingga hari ini.
Dunia jurnalistik sebenarnya sudah mulai disentuhnya sejak duduk di bangku kuliahan. Tahun 2005 , besama beberapa kawan-kawannnya , Wenri mendirikan Komunitas Anka Kandung Ibu Kota yang bermarkas di Megaria, Cikini , Menteng , Jakrta Pusat . Komunita sini menerbitkan bulletin KABARANGIN terbitan dwi minggguan mahasiswa Jakarta. Di awal kiprahnya , para awak KABARANGIN mempercayai Wenri sebagai pemimpn redaksi.
Sabtu, 16 Juni 2012
Rabu, 19 Mei 2010
Mesjid Dian Al Mahri " Mesjid Kubah Emas "
Oleh : Aditia Dwinar L ( 3 KB 02 / 20109181 )
Mesjid Kubah Emas. Itulah nama lain dari Masjid Dian Al Mahri yang terletak di Kawasan Islamic Centre, Keluruhan Maruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok ini.
Mesjid ini didirikan pada tanggal 31 Desember 2006. Pendirinya adalah Hj Dian Juriah Maimum Al Rasyid dan Drs. H. Maimum Al Rasyid. Nama pendiri, Hj Dian inilah yang dijadikan nama mesjid yang memiliki luas 8000 m2 ini. Mesjid ini merupakan bagian dari Kawasan Islamic Center yang memiliki luas 70 hektar.
Sebutan kubah emas sendiri berdasarkan material emas yang digunakan pada beberapa bagian dari mesjid yang pembangunannya dimulai pada tahun 1999 ini.
Penggunaan material emasnya sendiri menggunakan tiga teknik pemasangan. Pertama, serbuk emas (prada) yang terpasang di mahkota pilar/tiang capital. Kedua, gold plating terdapat pada lampu gantung, railing tangga mezanin, pagar mezanin, ornament kaligrafi kalimat tasbih di pucuk langit-langit kubah dan ornament dekoratif diatas mimbar mihrab. Ketiga, gold mozaik solid yang terdapat di kubah utama dan kubah menara.
Mesjid Kubah Emas ini mampu menampung jemaah untuk pelaksanaan sholat sebanyak 15.000 jamaah, dan 20.000 jamaah untuk pelaksanaan majlis taklim.
Jika anda mau berkunjung ke masjid yang ’telah menjadi objek wisata’ (tidak bertiket, hanya uang parkir kendaraan saja di lokasi), maka simak tata tertibnya berikut ini :
1. Sepatu dan sandal diletakkan di tempat yang telah ditentukan ... . Tidak diperkenankan membawa sepatu dan sandal ke dalam majid.
2. Dilarang membawa makanan dan minuman ke areal masjid. Jamaah yang akan makan dan minum dipersilahkan mengambil tempat di Gedung Serba Guna Dian Al- Mahri (semacam aula).
3. Anak dibawah usia 7 tahun yang tidak melakukan kegiatan ibadah, tidak diperkenankan memasuki masjid dan disediakan tempat di gedung serba guna.
4. Dilarang membuang sampah sembarangan.
5. Setiap muslim, memasuki masjid harus dalam keadaan aurat tertutup.
6. Toilet kaum ibu tersedia disamping gedung serba guna.
7. Tidak diperkenankan mengambil foto di dalam masjid. Kilatan lampu kamera akan mengganggu kekhusukan jamaah yang sedang beribadah.
8. Dilarang menginjak rumput disekitar areal masjid.
9. Jam buka masjid setiap harinya : a. 04.00 – 06.00 WIB b.10.00 – 20.00 WIB.
10. Setiap hari kamis, terhitung mulai 29 November 2007, kawasan Komplek Islamic Centre Dian Al-Mahri tertutup untuk umum. Hal ini dikarenakan : dilaksanakan pekerjaan sipil dan infrastuktur di kawasan masjid dan sekitarnya serta pembersihan secara menyeluruh kawasan masjid untuk persiapan hari juma’at. buah kubah yang terdapat di mesjid ini melambangkan rukun Islam. Seluruh kubah ini dibalut dengan mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya didatangkan dari Itali.
Sebutan kubah emas sendiri berdasarkan material emas yang digunakan pada beberapa bagian dari mesjid yang pembangunannya dimulai pada tahun 1999 ini.
Penggunaan material emasnya sendiri menggunakan tiga teknik pemasangan. Pertama, serbuk emas (prada) yang terpasang di mahkota pilar/tiang capital. Kedua, gold plating terdapat pada lampu gantung, railing tangga mezanin, pagar mezanin, ornament kaligrafi kalimat tasbih di pucuk langit-langit kubah dan ornament dekoratif diatas mimbar mihrab. Ketiga, gold mozaik solid yang terdapat di kubah utama dan kubah menara.
Mesjid Kubah Emas ini mampu menampung jemaah untuk pelaksanaan sholat sebanyak 15.000 jamaah, dan 20.000 jamaah untuk pelaksanaan majlis taklim.
Jika anda mau berkunjung ke masjid yang ’telah menjadi objek wisata’ (tidak bertiket, hanya uang parkir kendaraan saja di lokasi), maka simak tata tertibnya berikut ini :
1. Sepatu dan sandal diletakkan di tempat yang telah ditentukan ... . Tidak diperkenankan membawa sepatu dan sandal ke dalam majid.
2. Dilarang membawa makanan dan minuman ke areal masjid. Jamaah yang akan makan dan minum dipersilahkan mengambil tempat di Gedung Serba Guna Dian Al- Mahri (semacam aula).
3. Anak dibawah usia 7 tahun yang tidak melakukan kegiatan ibadah, tidak diperkenankan memasuki masjid dan disediakan tempat di gedung serba guna.
4. Dilarang membuang sampah sembarangan.
5. Setiap muslim, memasuki masjid harus dalam keadaan aurat tertutup.
6. Toilet kaum ibu tersedia disamping gedung serba guna.
7. Tidak diperkenankan mengambil foto di dalam masjid. Kilatan lampu kamera akan mengganggu kekhusukan jamaah yang sedang beribadah.
8. Dilarang menginjak rumput disekitar areal masjid.
9. Jam buka masjid setiap harinya : a. 04.00 – 06.00 WIB b.10.00 – 20.00 WIB.
10. Setiap hari kamis, terhitung mulai 29 November 2007, kawasan Komplek Islamic Centre Dian Al-Mahri tertutup untuk umum. Hal ini dikarenakan : dilaksanakan pekerjaan sipil dan infrastuktur di kawasan masjid dan sekitarnya serta pembersihan secara menyeluruh kawasan masjid untuk persiapan hari juma’at.
Es Pocong Margonda
Oleh : Aditia Dwinar L ( 1Kb03/20109181)
Kedai Lorong begitulah sebutan untuk Kedai yang "bersemayam" di pinggir jalan Morgonda Raya Depok ini,walaupun masih banyak sebutan lain untuk kedai ini, seperti Kedai Pocong , warung Lorong dan lainnya.
Kedai kecil ini tak pernah sepi dari pengunjung, buka setiap hari dari jam 10.00WIB sampai jam 22.00WIB, setiap menitnya ada saja pengunjung yang datang apalagi pada jam-jam istirahat makan siang.
Ada yang minuman yang khas dari Kedai ini yaitu Es Pocong , minuman ini terdiri dari bubur sumsum yang dicampur dengan potongan pisang kepok (dikukus) dan kue mocci setelah itu diberi sirup sebagai pemanis dan warna merah lalu disajikan dalam cup dengan pecahan es batu, rasanya??? hmm unik dan segar....minuman inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu kuliner, walaupun masih banyak lagi nama-nama makanan yang tak kalah serem dan menarik..seperti Lontong Setan, Usus Leak, Ati Ampela Mayat, Nasi Uduk Tuyul,,hahahaaaha,,,nama yang unik yach??!.
Para pecinta kuliner tentu tidak mau ketinggalan untuk menikmati segala macam hidangan di Kedai Lorong , tak perlu bayar mahal, harga di Kedai ini sangat murah berkisar antara 2000 sampai 7000 rupiah,,hihi mendoan bisa didapat dengan harga Rp.2000an kalo harganya belum naik yah,,oiya satu satu Es Pocong cuma Rp.4000 lho. Ayo tungu apalagi , serrrrbuuuuu............
ditulis oleh : Mas Adit (anak depok)
mau copy-paste?? jangan lupa suber n link-nya yach.. :-)
Kedai kecil ini tak pernah sepi dari pengunjung, buka setiap hari dari jam 10.00WIB sampai jam 22.00WIB, setiap menitnya ada saja pengunjung yang datang apalagi pada jam-jam istirahat makan siang.
Ada yang minuman yang khas dari Kedai ini yaitu Es Pocong , minuman ini terdiri dari bubur sumsum yang dicampur dengan potongan pisang kepok (dikukus) dan kue mocci setelah itu diberi sirup sebagai pemanis dan warna merah lalu disajikan dalam cup dengan pecahan es batu, rasanya??? hmm unik dan segar....minuman inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu kuliner, walaupun masih banyak lagi nama-nama makanan yang tak kalah serem dan menarik..seperti Lontong Setan, Usus Leak, Ati Ampela Mayat, Nasi Uduk Tuyul,,hahahaaaha,,,nama yang unik yach??!.
Para pecinta kuliner tentu tidak mau ketinggalan untuk menikmati segala macam hidangan di Kedai Lorong , tak perlu bayar mahal, harga di Kedai ini sangat murah berkisar antara 2000 sampai 7000 rupiah,,hihi mendoan bisa didapat dengan harga Rp.2000an kalo harganya belum naik yah,,oiya satu satu Es Pocong cuma Rp.4000 lho. Ayo tungu apalagi , serrrrbuuuuu............
ditulis oleh : Mas Adit (anak depok)
mau copy-paste?? jangan lupa suber n link-nya yach.. :-)
Selasa, 08 Desember 2009
Koin Untuk Prita
Koin Untuk Prita??!! mungkin agak nyeleneh ya...tapi itulah yang terjadi, inisiatif para pendukung setia Prita Mulyasari untuk turut serta membatu Prita menyelesaikan masalah dengan RS OMNI .Kasus yang sudah lama menjadi obrolan seru baik di acara Gosip maupun forum-forum IT ini tak pernah luput dari "pelototan warga" , ketidakadilan yang diderita Prita telah membangkitkan rasa kebersamaan diantara rakyat.
Prita dihukum karna menulis "tidak senonoh" di e-mailnya , Apakah ini yang akn diterima rakyat kita bila bericaraa!!!!!!!! Ujian yang diterima Prita sangatlah berat, Prita-pun berubah statusnya menjadi Selebriti (Insert, TransTV), dari Ibu Rumah tangga, Terdakwa , sampai Selebriti...hiihhihihiii hayo siapa yang mau jadi SELEBRITI silakan hina-hina salah satu RS!!!!
Denda sekitar 204Jt Rupiah tentunya sangat berat bagi Prita, tapi denda sebesar ini-kah yang haru diterima rakyat kita bila bicara "tidak senonoh"di Internet , memang benar kita sebaiknya berfikir 2 kali untuk menulis sesuatu di Internet, kasus ini benar-benar seru ada yang Pro ada yang kontra, coba sekarang kita lihat tulisan-tulisan yang "menghina" salah satu operator CDMA yang memberi pelayanan Internet, apakah ada yang dihukum karna "menghina"??? padahal begitu banyak comoohan yang dilontarkan , tapi toh kembali lagi pada kita apakah kita akan memakai layanan dari operator F**** atau S***** walaupun koneksinya sangat lambat, begitu juga layanan yang diberikan RS , kalo kita denger "eh..lu jangan berobat di RS itu nanti salah obat", saya yakin teman-teman tetap berobat ke RS tersebut , toh yang melayani belum tentu salah obat. Seharusnya cemoohan yang dilontarkan menjadi pelajaran dan pelajaran agar k instansi tersebut meningkatkan layanannya.
Sampe sini aja deh tulisannya , Plase saya jangan diadukan ke pengadilan karna menulis ini....... :-)
Hasil Copy-paste dari Blog saya yang ini
Senin, 07 Desember 2009
Arti dan Lambang Kota Depok

OLEH : Aditia Dwinar Lhoksemawan ( 3KB02 / 20109181 )
Lambang Kota Depok berbentuk perisai lima sisi dengan warna dasar biru yang melambangkan tameng dan banteng yang mampu mengayomi, memberikan rasa aman dan tentram lahir batin bagi masyarakat Depok. Serta melambangkan ketahanan pisik dan mental masyarakatnya dalam menghadapi segala gangguan, halangan, dan tantangan yang datang dari luar Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Kelima sisi tersebut melambangkan fungsi/peran yang diemban Pemerintah Kota Depok yaitu sebagai :
1. Kota Pemukiman
2.Kota Pendidikan
3. Pusat Perdagangan dan Jasa
4.Kota Wisata
5. Kota Resapan air
Didalamnya terdapat gambar-gambar, warna, dan bentuk, serta bagian atas terdapat tulisan berwarna hitam “KOTA DEPOK” dan dibagian bawah terdapat tulisan putih “PARICARA DARMA” yang berarti Pemerintah Kota Depok sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara senantiasa mengutamakan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Pada bagian depan terdapat gambar kujang dengan posisi tegak, merupakan senjata atau alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap manifestasi satria Padjadjaran yang identik dengan nilai-nilai kejuangan Pahlawan Depok. Jadi Kujang melambangkan Masyarakat Depok yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.
Pada gambar kujang terdapat dua buah lubang dengan lengkung luar sebanyak tujuh buah dan tangkai gagang berlekuk empat, dan dikelilingi sembilan rangkaian padi dan bunga kapas, yang artinya Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999. Padi dan kapas melambangkan cita-cita pemerintah dan masyarakat Kota Depok untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran. Dibawah gambar kujang terdapat gambar mata pena dan buku terbuka yang melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pendidikan.
Pendopo merupakan symbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman, sebagai pusat perdagangan dan jasa
Tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat dalam melaksanakan pembangunan disegala bidang.
Gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir diwilayah Kota Depok yang melambangkan kesuburan dan menunjukkan Depok sebagaikota resapan air.
Warna Kuning emas melambangkan kemuliaan, Merah bata melambangkan keberanian, Putih melambangkan kesucian. Hijau adalah harapan masa depan serta daerah yang subur. Hitam melambangkan keteguhan. Dan biru melambangkan keluasan wawasan dan kejernihan pikiran
2.
3. Pusat Perdagangan dan Jasa
4.
5. Kota Resapan air
Didalamnya terdapat gambar-gambar, warna, dan bentuk, serta bagian atas terdapat tulisan berwarna hitam “KOTA DEPOK” dan dibagian bawah terdapat tulisan putih “PARICARA DARMA” yang berarti Pemerintah Kota Depok sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara senantiasa mengutamakan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Pada bagian depan terdapat gambar kujang dengan posisi tegak, merupakan senjata atau alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap manifestasi satria Padjadjaran yang identik dengan nilai-nilai kejuangan Pahlawan Depok. Jadi Kujang melambangkan Masyarakat Depok yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.
Pada gambar kujang terdapat dua buah lubang dengan lengkung luar sebanyak tujuh buah dan tangkai gagang berlekuk empat, dan dikelilingi sembilan rangkaian padi dan bunga kapas, yang artinya Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999. Padi dan kapas melambangkan cita-cita pemerintah dan masyarakat Kota Depok untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran. Dibawah gambar kujang terdapat gambar mata pena dan buku terbuka yang melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pendidikan.
Pendopo merupakan symbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman, sebagai pusat perdagangan dan jasa
Tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat dalam melaksanakan pembangunan disegala bidang.
Gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir diwilayah Kota Depok yang melambangkan kesuburan dan menunjukkan Depok sebagai
Warna Kuning emas melambangkan kemuliaan, Merah bata melambangkan keberanian, Putih melambangkan kesucian. Hijau adalah harapan masa depan serta daerah yang subur. Hitam melambangkan keteguhan. Dan biru melambangkan keluasan wawasan dan kejernihan pikiran
Langganan:
Postingan (Atom)
